Persija Tertahan di Peringkat Tiga Usai Kalah Arema

Persija Tertahan di Peringkat Tiga Usai Kalah Arema

Persija Tertahan di Peringkat Tiga Usai Kalah Arema. Persija Jakarta harus menerima kenyataan tertahan di peringkat tiga klasemen Liga 1 2025/2026 setelah menelan kekalahan 0-2 dari Arema FC pada pekan ke-19 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno. Kekalahan ini menjadi yang kedua dalam tiga laga terakhir bagi Macan Kemayoran, sekaligus membuat mereka terpaut cukup jauh dari pemuncak klasemen. Meski masih berada di zona playoff, hasil buruk ini meninggalkan tanda tanya besar terkait konsistensi tim di fase krusial musim. Arema yang tampil sangat efektif berhasil memanfaatkan peluang minim mereka, sementara Persija gagal mengubah dominasi penguasaan bola menjadi gol. Pekan ini menjadi pengingat bahwa di Liga 1, tidak ada pertandingan yang mudah—terutama bagi tim papan atas yang sedang dikejar banyak pesaing. BERITA TERKINI

Kronologi Kekalahan dan Momen Kunci: Persija Tertahan di Peringkat Tiga Usai Kalah Arema

Pertandingan berlangsung cukup sengit sejak peluit awal. Persija langsung mengambil inisiatif dengan penguasaan bola mencapai 65 persen di babak pertama. Beberapa peluang tercipta melalui umpan-umpan tajam Ryo Matsumura dan tendangan jarak jauh Resky Fandi, namun kiper Arema Adilson Maringa tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial. Arema sendiri lebih memilih bermain sabar, menunggu kesalahan lawan, dan melancarkan serangan balik melalui kecepatan Dedik Setiawan dan Muhammad Rafli.
Gol pertama Arema lahir pada menit ke-52 melalui serangan balik cepat. Umpan terobosan dari lini tengah berhasil dikejar Rafli yang kemudian memberikan umpan silang mendatar; penyelesaian akhir dari Dedik Setiawan sangat dingin dan membuat skor menjadi 1-0. Persija langsung berusaha mengejar, tapi justru kehilangan fokus di lini belakang. Pada menit ke-68, Arema memanfaatkan situasi sepak pojok: sundulan keras dari bek tengah mereka berhasil menjebol gawah Persija untuk gol kedua.
Setelah tertinggal dua gol, Persija mencoba menekan dengan memasukkan pemain serang tambahan, namun pertahanan Arema yang kompak dan beberapa intervensi krusial dari lini tengah membuat mereka tidak bisa mencetak gol balasan. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang, memberikan kemenangan penting bagi Arema di kandang lawan yang terkenal sulit.

Dampak terhadap Klasemen dan Performa Persija: Persija Tertahan di Peringkat Tiga Usai Kalah Arema

Kekalahan ini membuat Persija tertahan di peringkat tiga klasemen dengan 36 poin dari 20 pertandingan. Mereka kini terpaut cukup jauh dari Persib Bandung yang memimpin dengan 45 poin, serta Borneo FC dan PSM Makassar yang berada di posisi dua dan tiga. Selisih poin dengan zona empat besar masih aman, tapi tren negatif di tiga laga terakhir (satu kemenangan, satu imbang, satu kalah) mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendukung.
Secara statistik, Persija mendominasi penguasaan bola (59 persen) dan jumlah tembakan (14 berbanding 9), tapi efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah besar. Lini belakang juga tampak kehilangan konsentrasi di dua momen krusial yang berujung gol. Kekalahan ini menjadi catatan bahwa Persija harus lebih disiplin dalam menghadapi serangan balik lawan, terutama ketika bermain di kandang sendiri.
Bagi Arema, kemenangan ini membawa mereka naik ke peringkat 7 dengan 32 poin, sekaligus memperpanjang tren bagus di laga tandang. Hasil ini juga menjadi bukti bahwa tim asuhan pelatih tersebut sudah semakin matang dan mampu tampil efektif meski bermain di kandang lawan yang sulit.

Prospek ke Depan bagi Persija

Persija kini punya waktu untuk memulihkan mental dan fisik sebelum menghadapi laga krusial pekan depan. Jadwal yang cukup padat menuntut pelatih untuk memutar otak dalam rotasi pemain, terutama di lini belakang yang mulai menunjukkan kelemahan. Jika ingin kembali ke jalur juara atau setidaknya mengamankan posisi tiga besar, Persija harus segera menemukan kembali konsistensi yang hilang di tiga laga terakhir.
Dukungan suporter di GBK tetap menjadi kekuatan besar, tapi tim harus memberikan penampilan yang lebih baik agar tidak semakin tertinggal dari Persib dan tim-tim pesaing lainnya. Fokus utama sekarang adalah memperbaiki penyelesaian akhir dan meningkatkan konsentrasi di momen-momen krusial.

Kesimpulan

Kekalahan 0-2 dari Arema FC membuat Persija Jakarta tertahan di peringkat tiga klasemen Liga 1 setelah pekan ke-19. Hasil ini menjadi pukulan telak karena terjadi di kandang sendiri dan di depan puluhan ribu pendukung. Meski masih berada di zona playoff dengan posisi yang relatif aman, tren negatif di tiga laga terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran. Persija perlu segera bangkit dan memperbaiki konsentrasi serta efektivitas serangan jika ingin tetap bersaing di papan atas. Bagi Arema, kemenangan ini menjadi modal besar untuk terus menanjak klasemen. Liga 1 musim ini masih sangat terbuka, dan setiap poin akan sangat berharga menjelang akhir musim reguler. Persija kini punya tugas berat untuk mengembalikan kepercayaan diri dan kembali ke jalur kemenangan di pekan-pekan mendatang.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Post Comment