Garnacho Dibuang Man United Lalu Timnas Argentina Juga Ikutan?
Garnacho Dibuang Man United Lalu Timnas Argentina Juga Ikutan? Bursa transfer musim panas 2025 diramaikan oleh kabar mengejutkan dari Old Trafford, di mana Manchester United dikabarkan siap melepas winger muda berbakat mereka, Alejandro Garnacho. Tak hanya di level klub, nasib pemain asal Argentina ini semakin pelik setelah ia juga dicoret dari skuad timnas Argentina untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Venezuela dan Ekuador pada September mendatang. Situasi ini menjadi pukulan berat bagi Garnacho, yang pernah dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Premier League. Dengan Chelsea disebut-sebut sebagai tujuan potensial dan kontroversi yang membayangi kariernya, saga Garnacho kini menjadi sorotan utama dunia sepak bola. BERITA LAINNYA
Karier Garnacho di Manchester United, yang awalnya penuh harapan, kini berada di ujung tanduk. Konflik dengan pelatih Ruben Amorim dan performa yang tak konsisten membuat United mempertimbangkan untuk menjualnya, dengan harga yang kini turun dari £70 juta menjadi sekitar £50 juta. Sementara itu, keputusan pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, untuk tidak memanggilnya menambah drama, memicu spekulasi bahwa Garnacho sedang berada di titik terendah dalam kariernya. Akankah winger berusia 21 tahun ini mampu bangkit, atau justru terus terpuruk di klub dan timnas?
Siapa Itu Garnacho
Alejandro Garnacho adalah winger berusia 21 tahun yang lahir di Madrid, Spanyol, namun memilih membela timnas Argentina karena darah Argentina dari ibunya. Bergabung dengan akademi Manchester United dari Atlético Madrid pada 2020, ia menembus tim utama pada 2022 di usia 17 tahun. Hingga Agustus 2025, Garnacho telah tampil dalam 144 pertandingan untuk United, mencetak 26 gol dan 22 assist. Musim lalu, ia menyumbang 11 gol dan 10 assist dalam 58 penampilan, menjadikannya salah satu pemain muda paling produktif di skuad. Kecepatan, dribel memukau, dan kemampuan bermain di kedua sisi sayap membuatnya dijuluki “Cristiano Ronaldo baru” oleh para penggemar. Prestasinya termasuk memenangkan Piala FA 2024, Piala Liga 2023, dan Copa América 2024 bersama Argentina, meski perannya di timnas masih terbatas.
Apa Alasan MU Untuk Menjual Garnacho
Keputusan Manchester United untuk menjual Garnacho dipicu oleh konflik dengan pelatih Ruben Amorim. Hubungan keduanya memburuk setelah Garnacho mengkritik keputusan Amorim mencadangkannya di final Liga Europa 2025 melawan Tottenham Hotspur. Akibatnya, Garnacho diasingkan dari skuad utama, berlatih terpisah di Carrington selama lebih dari sebulan, dan tidak dibawa dalam tur pramusim ke Amerika Serikat. Amorim, yang dikenal tegas, tampaknaya tidak melihat Garnacho sebagai bagian dari visi jangka panjangnya, terutama setelah kedatangan pemain baru seperti Benjamin Sesko dan Matheus Cunha. United juga membutuhkan dana segar setelah gagal lolos ke Liga Champions, dan Garnacho, dengan nilai pasar sekitar £50 juta, menjadi kandidat utama untuk dijual. Selain itu, performa Garnacho yang tak konsisten musim ini, ditambah sikapnya yang dianggap kurang profesional, seperti saat ia ngambek ketika diganti, membuat United semakin mantap untuk melepasnya.
Apakah Timnas Argentina Juga Akan Ikutan Untuk Membuang Garnacho
Keputusan Lionel Scaloni mencoret Garnacho dari skuad Argentina untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 mengejutkan banyak pihak, mengingat ia rutin dipanggil sepanjang 2024 dan bahkan debut di tim senior pada 2023 saat melawan Indonesia. Scaloni memilih lima pemain Premier League lain—Emiliano Martinez, Cristian Romero, Julio Soler, Alexis Mac Allister, dan Claudio Echeverri—untuk laga melawan Venezuela dan Ekuador. Alasan utama pencoretan ini adalah performa Garnacho yang menurun di United, ditambah minimnya menit bermain akibat konflik dengan Amorim. Scaloni dikenal selektif, dan ia pernah menyatakan bahwa ia tidak suka memanggil pemain yang tidak mendapat menit bermain reguler di klub. Namun, ini bukan berarti Garnacho benar-benar “dibuang” dari timnas. Dengan usia yang masih muda dan potensi besar, ia tetap berada dalam radar Scaloni, asalkan mampu kembali ke performa terbaiknya di level klub.
Kesimpulan: Garnacho Dibuang Man United Lalu Timnas Argentina Juga Ikutan?
Kisah Alejandro Garnacho saat ini menjadi cerminan betapa cepat nasib seorang pemain bisa berubah di dunia sepak bola. Dari bintang muda yang dielu-elukan, ia kini menghadapi tantangan besar di Manchester United dan timnas Argentina. Konflik dengan Ruben Amorim dan keputusan United untuk menjualnya menunjukkan bahwa sikap dan konsistensi sama pentingnya dengan bakat. Sementara itu, pencoretan dari skuad Argentina lebih merupakan keputusan taktis Scaloni, bukan penutupan pintu untuk masa depan Garnacho di timnas. Dengan Chelsea sebagai tujuan potensial, Garnacho memiliki peluang untuk memulai babak baru dalam kariernya. Jika transfer ini terwujud, ia bisa membuktikan bahwa masa sulit ini hanyalah batu loncatan menuju kejayaan. Namun, tantangan terbesarnya kini adalah mengembalikan kepercayaan diri dan konsistensi, baik di klub maupun di panggung internasional.
Post Comment