Andre Onana Ingin Minta Dirinya Untuk Keluar dari Man United
Andre Onana Ingin Minta Dirinya Untuk Keluar dari Man United. Manchester United kembali menjadi sorotan setelah kabar mengejutkan muncul: kiper utama mereka, Andre Onana, dikabarkan ingin meninggalkan klub. Pemain asal Kamerun ini, yang bergabung dengan United pada 2023, tampaknya mulai merasa tidak nyaman di Old Trafford setelah musim yang penuh tantangan. Keputusan ini memicu berbagai spekulasi tentang masa depan lini pertahanan United, terutama di posisi penjaga gawang. Apa yang mendorong Onana mengambil langkah ini, dan bagaimana dampaknya bagi Setan Merah? Mari kita ulas lebih dalam. BERITA BOLA
Siapa Itu Andre Onana
Andre Onana adalah kiper berbakat asal Kamerun yang lahir pada 2 April 1996 di Nkol Ngok. Kariernya dimulai di akademi Samuel Eto’o sebelum ia bergabung dengan sistem muda Barcelona pada 2010. Namun, ia benar-benar bersinar saat memperkuat Ajax Amsterdam, di mana ia tampil dalam 214 pertandingan dan memenangkan tiga gelar Eredivisie. Pada 2022, Onana pindah ke Inter Milan dengan status bebas transfer dan langsung menjadi kunci keberhasilan tim, membantu Inter meraih Coppa Italia, Supercoppa Italiana, dan mencapai final Liga Champions 2023. Manchester United merekrutnya pada Juli 2023 dengan biaya £43,8 juta untuk menggantikan David de Gea. Onana dikenal karena kemampuan distribusi bolanya yang luar biasa dan refleks cepat, tetapi ia juga mendapat sorotan karena beberapa kesalahan krusial di Premier League. Dengan lebih dari 40 caps untuk timnas Kamerun, Onana adalah salah satu kiper top Afrika yang diharapkan membawa stabilitas di bawah mistar United.
Mengapa Ia Ingin Keluar Dari Man United
Keputusan Onana untuk meminta keluar dari Manchester United tidak datang begitu saja. Musim 2024/25 menjadi periode yang sulit baginya, ditandai dengan beberapa kesalahan yang merugikan tim, seperti saat kebobolan dua gol dari tendangan sudut melawan Arsenal dan kesalahan fatal dalam hasil imbang 2-2 melawan Lyon di Europa League. Tekanan dari suporter dan media semakin meningkat, terutama setelah United finis di peringkat 16 Premier League, menandai salah satu musim terburuk dalam sejarah klub. Meski pelatih Ruben Amorim awalnya mendukung Onana, kabarnya hubungan mereka memburuk setelah Onana dicadangkan dalam laga melawan Arsenal pada Agustus 2025, dengan Altay Bayindir menggantikannya. Onana, yang awalnya menegaskan ingin bertahan untuk membuktikan diri, kini merasa posisinya tidak lagi aman. Ketertarikan dari klub seperti Inter Milan, yang ingin memulangkannya, dan Neom SC dari Saudi Pro League, yang menawarkan kontrak menggiurkan, juga menjadi faktor. Onana tampaknya ingin mencari lingkungan baru yang lebih mendukung untuk mengembalikan performa terbaiknya, terutama setelah merasa sulit beradaptasi dengan intensitas dan ekspektasi tinggi di Premier League.
Jika Dia Keluar, Bagaimana Dengan Pertahanan Gawang MU Nanti
Kepergian Onana akan meninggalkan lubang besar di lini pertahanan Manchester United, terutama karena kiper penggantinya belum terbukti mampu mengisi peran utama secara konsisten. Altay Bayindir, kiper kedua United, tampil pada laga pembuka musim melawan Arsenal, tetapi penampilannya masih dianggap mentah, dengan kesalahan yang menyebabkan gol Newcastle di laga sebelumnya. Tom Heaton, kiper ketiga, lebih berperan sebagai pelapis veteran dan kurang cocok untuk menjadi starter jangka panjang. United kini dikaitkan dengan beberapa nama, seperti Mike Maignan dari AC Milan dan David de Gea, yang dikabarkan memiliki klausul pelepasan murah di Fiorentina. Namun, mendatangkan kiper baru dengan biaya tinggi akan sulit karena United harus mematuhi aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) Premier League. Kepergian Onana, yang masih memiliki nilai buku sekitar £26,3 juta, juga harus menghasilkan keuntungan untuk menghindari kerugian akuntansi. Ruben Amorim kemungkinan akan memprioritaskan kiper dengan kemampuan distribusi bola yang sebanding dengan Onana, tetapi lebih konsisten dalam menghentikan tembakan. Tanpa pengganti yang tepat, pertahanan United, yang sudah kebobolan sembilan gol dalam tiga laga terakhir musim lalu, bisa semakin rapuh.
Kesimpulan: Andre Onana Ingin Minta Dirinya Untuk Keluar dari Man United
Keinginan Andre Onana untuk meninggalkan Manchester United menandai akhir dari babak yang penuh harapan namun berujung kekecewaan di Old Trafford. Meski datang dengan reputasi besar, Onana kesulitan memenuhi ekspektasi di tengah tekanan besar dan performa tim yang menurun. Keputusannya untuk mencari tantangan baru, baik kembali ke Inter Milan atau ke liga lain, mencerminkan kebutuhannya akan lingkungan yang lebih kondusif. Namun, kepergiannya akan menjadi tantangan besar bagi United, yang harus segera menemukan pengganti berkualitas untuk menjaga soliditas di bawah mistar. Dengan bursa transfer yang semakin dekat, Ruben Amorim dan manajemen United perlu bertindak cepat untuk memastikan tim tidak semakin terpuruk. Satu hal yang jelas, saga Onana ini menunjukkan bahwa bahkan pemain berbakat pun bisa kesulitan di bawah tekanan besar di Old Trafford. Akankah United menemukan solusi tepat, atau justru tenggelam lebih dalam? Waktu yang akan menjawab.
Post Comment