Klint Kubiak Jadi Pelatih Kepala Raiders yang Baru
Klint Kubiak Jadi Pelatih Kepala Raiders yang Baru. Las Vegas Raiders akhirnya menemukan sosok baru untuk memimpin tim sebagai head coach. Pada 20 Februari 2026, klub mengumumkan penunjukan Klint Kubiak sebagai pelatih kepala ke-20 dalam sejarah franchise ini. Keputusan ini diambil setelah proses pencarian yang berlangsung intens selama hampir sebulan pasca-pemecatan Antonio Pierce. Kubiak, yang sebelumnya menjabat offensive coordinator di New Orleans Saints, dipilih karena rekam jejaknya membangun serangan dinamis dan pengalamannya bekerja dengan quarterback di berbagai level. Pemilik tim Mark Davis menyatakan bahwa Kubiak membawa visi segar yang selaras dengan keinginan Raiders untuk kembali kompetitif di AFC West. Pengumuman ini langsung disambut antusias oleh para pemain kunci, menandai awal era baru di Allegiant Stadium. BERITA TERKINI
Latar Belakang Karir Kubiak dan Alasan Utama Pemilihan: Klint Kubiak Jadi Pelatih Kepala Raiders yang Baru
Klint Kubiak bukan orang asing di NFL. Sebagai putra Gary Kubiak—mantan pelatih Super Bowl dengan Houston Texans—ia tumbuh di lingkungan sepak bola profesional dan memulai karir sebagai asisten di Texans pada 2010-an. Setelah itu, ia naik pangkat secara bertahap: menjadi passing game coordinator di Denver Broncos, offensive coordinator di Minnesota Vikings, kemudian di San Francisco 49ers di bawah Kyle Shanahan, dan terakhir di New Orleans Saints. Di 49ers, Kubiak membantu merancang salah satu serangan paling efisien di liga dengan fokus pada play-action, pre-snap motion, dan run-pass option yang membingungkan lawan. Di Saints, ia berhasil menjaga produktivitas ofensif meski ada pergantian quarterback dan cedera pemain kunci. Raiders melihat Kubiak sebagai sosok yang tepat karena pengalamannya mengembangkan quarterback muda seperti Aidan O’Connell atau potensi draft pick tinggi, serta kemampuannya memaksimalkan running back seperti Zamir White dan receiver cepat seperti Tre Tucker. Presentasinya selama wawancara disebut paling komprehensif, terutama soal membangun identitas ofensif yang cepat dan adaptif tanpa mengorbankan fisik.
Rencana Awal dan Tantangan yang Menanti: Klint Kubiak Jadi Pelatih Kepala Raiders yang Baru
Dalam konferensi pers perdana di Allegiant Stadium pada 21 Februari pagi, Kubiak langsung menyampaikan tiga prioritas utama: memperkuat lini ofensif, meningkatkan efisiensi di red zone, serta menciptakan budaya kerja keras dan disiplin di seluruh tim. Ia berencana mempertahankan elemen run-heavy yang sudah menjadi ciri Raiders, tapi dengan tambahan lebih banyak motion, play-action, dan konsep RPO untuk membuka lapangan lebih lebar. Soal quarterback, Kubiak menyatakan akan bekerja sama dengan general manager untuk mengevaluasi opsi—apakah tetap dengan O’Connell, mencari veteran free agent, atau mengincar quarterback di draft 2026. Di sisi defensif, ia menjanjikan dukungan penuh bagi koordinator baru agar serangan tidak harus mengejar poin terus-menerus. Kubiak juga menekankan pentingnya home-field advantage di Las Vegas, dengan harapan Allegiant Stadium menjadi tempat yang menakutkan bagi lawan. Tantangan terbesar tetap roster depth, terutama di lini belakang, serta tekanan untuk segera menunjukkan hasil di divisi yang kompetitif dengan Chiefs, Chargers, dan Broncos. Para pemain seperti Maxx Crosby dan Davante Adams langsung menyambut positif melalui media sosial, menandakan chemistry awal yang baik di ruang ganti.
Kesimpulan
Penunjukan Klint Kubiak sebagai pelatih kepala Raiders menjadi langkah strategis yang penuh harapan bagi tim yang sudah lama mencari stabilitas kepelatihan. Dengan pengalaman ofensif kuat dari Shanahan tree dan kemampuan mengelola quarterback di berbagai situasi, Kubiak punya modal besar untuk membangun identitas baru yang lebih tajam dan konsisten. Meski tantangan masih menumpuk—mulai dari quarterback hingga kedalaman skuad—era Kubiak terlihat menjanjikan karena fokusnya pada pengembangan pemain muda dan skema yang fleksibel. Raiders kini punya pelatih yang siap membawa tim kembali ke jalur playoff. Semoga keputusan ini menjadi titik balik positif, dan Allegiant Stadium segera bergemuruh lagi dengan kemenangan-kemenangan besar. Selamat bertugas, Coach Kubiak—Black Hole sudah siap mendukung penuh di musim baru ini.



Post Comment